Mengenal dan Mengetahui Berbagai Kelengkapan Pendaftaran PKP


by Andriani Setiawan October 12, 2017

 

Apabila Anda termasuk seorang pengusaha / pebisnis atau bahkan perusahaan kena pajak / PKP, ada baiknya jika mempersiapkan berbagai macam dokumen pelengkap atau kelengkapan pendaftaran PKP, yang harus Anda bawa dan ajukan ke KPP,  guna memenuhi berbayai peryaratan pengajuan PKP dan untuk dikukuhkan sebagai PKP. Adapun berbagai dokumen yang perlu diserahkan, terdiri atas beberapa kelompok antara lain wajib pajak pribadi, wajib pajak badan atau perusahaan, dan wajib pajak dalam bentuk kerjasama.

Wajib pajak perseorangan / pribadi

Adapun berbagai macam dokumen yang perlu dipersiapkan, guna mengajukan pengukuhan Pengusaha Kena Pajak atau PKP pada wajib pajak perseorangan antara lain :

  1. Untuk WNI atau Warga Negara Indonesia dapat menggunakan fotokopi KTP atau Kartu Tanda Penduduk. Untuk WNA atau Warga Negara Asing, dapat menggunakan fotokopi paspor, fotokopi KITAS atau Kartu Izin Tinggal Terbatas, atau juga KITAB / kartu Izin Tinggal Tetap. Kartu-kartu terebut, sebaiknya telah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang.
  2. Berbagai dokumen izin kegiatan usaha yang telah dikeluarkan oleh instansi yang berwenang atau badang yang berwenang.
  3. Adanya surat keterangan tempat kegiatan usaha atau termasuk pekerjaan bebas  dan bukan termasuk Pejabat Pemerintahan Daerah, minimal Lurah atau Kepala Desa. 

Wajib pajak badan

Berbagai macam dokumen yang sebaiknya dipersiapkan, guna mengajukan pengukuhan Pengusaha Kena Pajak atau PKP pada wajib pajak pada badan atau perusahaan antara lain :

  1. Memberikan fotokopi akta pendirian atau adanya dokumen pendirian badan usaha, serta adanya perubahan bagi wajib pajak badan dalam negeri. Atau adanya surat keterangan dari kantor pusat, yang memberikan keterangan sebagai badan usaha tetap. Surat keterangan tersebut sebaiknya telah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang.
  2. Memberikan fotokopi Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak dari salah satu pengurus. Jika  perusahaan ini dikelola oleh WNA, sebaiknya disertakan juga fotokopi paspor, beserta surat keterangan tempat tinggal dari Pejabat Pemerintah Daerah, minimal Lurah atau Kepala Desa yang akan bertanggung jawab atas WNA tersebut.
  3. Memberikan Dokumen Izin Usaha atau Kegiatan Usaha yang telah diterbitkan oleh instansi yang berwenang, serta 
  4. Memberikan Surat Keterangan Tempat Kegiatan Usaha yang telah diterbitkan oleh Pejabat Pemerintah Daerah setempat setidaknya Lurah atau Kepala Desa.

Wajib pajak badan bentuk kerja sama operasi / joint operation

Adapun aneka dokumen yang sebaiknya dipersiapkan, ketika mengajukan pengukuhan Pengusaha Kena Pajak atau PKP pada wajib pajak badan bentuk kerja sama operasi atau joint operation antara lain :

  1. Memberikan fotokopi Perjanjian Kerjasama atau juga akta Pendirian Usaha, sebagai bentuk kerjasama operasi atau joint operation , yang telah didelegasikan oleh pejabat yang berwenang.
  2. Memberikan fotokopi Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak dari masing-masing anggota, sebagai bentuk kerjasama operasi atau joint operation, dimana masing-masing anggotanya diwajibkan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak.
  3. Memberikan fotokopi Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak yang dimiliki oleh salah seorang pengurus perusahaan, atau salah satu anggota yang mengikuti kerjasama operasi atau joint operation tersebut. Apabila penanggung Jawabnya adalah seorang WNA atau Warga Negara Asing, sebaiknya menyertakan juga fotokopi paspor, dari penanggung jawab tersebut. 
  4. Memberikan dokumen izin kegiatan usaha, yang telah diterbitkan oleh instansi yang berwenang, juga
  5. Memberikan surat keterangan tempat kegiatan usaha, yang diterbitkan oleh Pejabat Pemerintah Setempat, minimalnya Lurah atau Kepala Desa, bagi pengelola Wajib Pajak badan dalam negeri maupun para wajib pajak badan asing.

Dokumen lain yang akan diikutsertakan

Selain menyerahkan berbagai macam dokumen yang telah disebutkan di atas, baik itu untuk perseorangan, badan atau bahkan joint operation, ada juga beberapa tambahan dokumen lain yang perlu Anda bawa, antara lain :

- Bukti sewa atau kepemilikan dari temapt usaha tersebut.

- Adanya foto ruangan atau tempat usaha yang sedang dilakukan.

- Adanya denah lengkap dari tempat usaha tersebut.

- Adanya peta lokasi dimana tempat usaha tersebut berlangsung.

- Adanya specimen penanda tangan faktur atau form yang telah disediakan oleh KPP, FC, Penadatanganan Faktur dan KTP.

- Menyertakan juga daftar harga atau daftar inventaris kantor.

- Menyertakan laporan keuangan seperti neraca laba rugi.

- Menyertakan SPT Tahunan terakhir.

Apabila kelengkapan pendaftaran PKP sudah selesai, biasanya petugas akan melakukan survey. Jika hasil survey berjalan lancar, maka dalam jarak 1 hingga 2 hari, atau maksimalnya dalam waktu 5 hari kerja, Anda dapat mengambil Bukti Penerimaan Surat PKP.




Andriani Setiawan
Andriani Setiawan

Author



Leave a comment

Comments will be approved before showing up.


Also in Centerflix News Blog

Layanan CoWorking Space Terbaik yang ada di Jakarta
Layanan CoWorking Space Terbaik yang ada di Jakarta

by James Suselo November 15, 2018

Di tengah kemajuan teknologi sekarang ini konsep ruang kerja tidak selalu harus hadir di area perkantoran dengan suasana kerja yang membuat kita bosan dan jenuh, saat ini kita bisa mencoba layanan Coworking space yaitu sebuah layanan sewa kantor dengan konsep ruang kerja yang lebih casual dan santai. anda akan menikmati suasana kerja layaknya saat anda sedang berada di rumah sendiri.
Terletak di bilangan Semanggi jakarta IFGF Coworking space menawarkan sebuah konsep baru ruang kerja yang memberikan suasana berbeda dari biasanya. anda bisa melakukan pertemuan dengan client di sebuah meja meeting yang terlihat natural dan menarik. tersedia juga beberapa sofa empuk yang akan membuat anda nyaman dan ingin berlama-lama berada disini.

Read More

Hal Penting Yang Di Butuhkan Bisnis Startup
Hal Penting Yang Di Butuhkan Bisnis Startup

by Iman Firdaus November 09, 2018

Menjadi startup adalah proses yang harus dijalani, hal ini tidak lepas dari peran dari customer (pelanggan). menjalankan model bisnis apapun dengan model tipe bisnis apapun pastinya anda membutuhkan customer. mustahil bisnis anda akan berjalan dengan baik tanpa adanya peran dari customer, baik itu bisnis seperti di era sekarang ini yang mengandalkan media online ataupun bisnis yang anda lakukan secara offline.

untuk mendapatkan customer anda perlu melakukan promosi produk/jasa, fungsi promosi ini juga yang berguna untuk mengenalkan model dan jenis bisnis anda kepada calon customer oleh sebab itu sebaiknya kelompokan target customer anda agar promosi tepat sasaran.

Read More

Peta Zonasi Area Komersil di Jakarta
Peta Zonasi Area Komersil di Jakarta

by Andriani Setiawan November 08, 2018

Zonasi di daerah pusat khususnya DKI Jakarta sudah di atur dalam Perda 1 Tahun 2014 yaitu tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi (RDTR & PZ). hal ini berkaitan tentang batas-batas daerah yang bisa di jadikan daerah komersial atau perkantoran sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Mengacu pada hal ini bahwa zonasi di daerah jakarta terbagi dalam beberapa wilayah antara lain atau download disini :

Read More